Langsung ke konten utama

Do'a

do'a, pray, tangan berdoa, percaya, doa hd

Apa yang kau pikirkan pada naungan sang mentari ? Apa yang kau habiskan di bawah sang rembulan ? Apa yang kau lamunkan di antara jarak langit, air dan tanah nan indah itu ?

Entah mengapa setahun belakangan ini hanya ada dua top playlist yang setia melayani pendengaran ini. Suara khas Liam Gallagher pada lagu Wonderwall, dan lagu melow dari band bergenre punk berjudul Sampai Jumpa. Kedua lagu yang berhasil membawa pikiran memasuki relung hati yang menimbulkan sebuah pertanyaan: Apa yang kau cari dalam ruang hampa ini ?

"I don't believe that anybody feels the way i do, about you know"

Aku berani bertaruh hanya aku yang mampu merasakannya. Hati ini masih merasakan geterannya. Merekam dengan indah setiap prosesnya. Apakah aku telah mendapatkannya ? Sesuatu yang terlihat mudah bagi orang lain untuk memilikanya. Tapi, mengapa hanya dirinya yang hati ini cerna ? Walaupun aku belum sempat memiliki dan menunjukannya. Iya, sesuatu yang tak bisa mereka lihat. Hanya aku dan angin malam yang paham.

"There a many things that I would like to say to you, but I don't know how"

Entah mengapa aku tak kuat mengungkapkannya. Bukan karena tak bisa, melainkan pesonamu begitu jumawa. Membuat aku tak begitu yakin untuk menangkapnya. Sebenarnya hati ini sempat berkata bahwa aku bisa. Lalu haruskah aku berkompromi dengan sang waktu untuk mendapatkan mu secara utuh ?

Garis waktu menyeretku tanpa ragu. Meninggalkan sebuah cerita lalu dan membawa pelajaran baru. Bahwa ada yang harus ku ketahui tentang waktu: awal kan berakhir, datang akan pergi, lewat kan berlalu, ada kan tiada dan bertemu pasti akan berpisah. Lalu apa yang membuat mu berpikir untuk kembali ke masa lalu untuk merasakan getaran yang dulu ?

Aku hanya berpikir mengapa getaran itu masih tinggal, meskipun tak sebesar dulu. Jadi, bolehkah aku menamakannya sebagai cinta ? Berlebihan kah aku jika menyebutnya cinta sejati ? Salahkah aku bahwa cinta sejati itu ketika aku tahu bahwa aku tak bisa memilikinya dan aku tetap mencintainya ?

Aku menemukan sesuatu yang indah dari cerita cinta itu. Bahwa Tuhan tak pernah menjauhkan kita. Kita dipersatukan oleh langit dan didekatkan dengan do'a. Izinkan aku mencintai mu dengan do'a. Dan terima lah setiap hembusan angin dan rintik hujan dengan tulus. Biar aku yang merasakan dan biar Tuhan yang menjagamu. Tapi mungkinkah kita bisa berbagi rasa, tanpa memiliki ? Ah, setidaknya aku telah mencoba untuk menjagamu dalam do'a. Karena cinta tanpa tindakan adalah sebuah kesalahan, bukan ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Un Capitano, C'e Solo Un Capitano

Laga melawan Lazio Minggu dini hari (11/5) merupakan laga terakhir Javier Zanetti dihadapan Interisti (suporter Internazionale Milano) di San Siro. " Il Tractore" ( julukan akrab untuk Zanetti) telah bermain selama 19 musim di Inter dengan berhasil mengoleksi 16 trofi yang mejadkannya pemain Inter paling sukses dalam sejarah dan pemain Inter dengan caps terbanyak di berbagai ajang. Saya mencoba mengumpulkn beberapa kutipan-kutipan beberapa pelaku sepakbola tentang Zanetti:   “Di dunia ini, tidak ada satupun pemain yang saya takuti, kecuali Zanetti,” - Marco Materazzi. “Ikon sepak bola yang sesungguhnya,” - Roberto Mancini. “Dulu dia pernah mengatakan ingin menjdi seperti saya, tapi sekarang saya ingin mengatakan kepada dia bahwa sekarang saya ingin seperti dia,” - Roberto Baggio. “Dia mengajarkan kepada saya bagaimana menjadi seorang kapten sesungguhnya,” - Fabio Cannavaro. “Anda biasa melihat pelatih di sisi lapangan, ...

The Jakmania dan Kemerdekaan Cara Mendukung

“Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, oleh sebab itu maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.” Kira-kira seperti itulah kata-kata yang terlontar pada paragraf pertama pembukaan konstitusi dasar negara ini. Merdeka yang diambil dari kata mahardika yang merupakan bahasa Sansekerta mempunyai makna: pandai, bebas, bijaksana dan tidak bergantung kepada orang lain. Dengan kata lain, kemerdekaan adalah kebebasan yang dimiliki seseorang untuk memilih dan menentukan sesuatu tanpa ada paksaan dari orang lain. Dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah, biasanya kata kebebasan diikuti dengan kata tanggung jawab. Hal tersebut harus dibenarkan; karena kebebasan tanpa tanggung jawab adalah suatu kebodohan. Kita patut bersyukur bahwa negara—yang ‘bertanggung jawab’ terhadap warganya— ini, meng-amini hal tersebut dan menetapkan kebebasan sebagai salah satu poin dalam konstitusi dasar bernegara. Contoh...

Puisi Cinta Soe Hok Gie

Bagi sebagian orang, nama Soe Hok Gie mungkin masih asing untuk dicerna telinga. Ya, karena tak ada mata pelajaran di sekolah yang membahas tentang dunianya atau karena mereka terlalu apatis terhadap sejarah. Soe Hok Gie merupakan seorang aktivis berdarah Tionghoa yang dikenal turut menumbangkan Orde Lama pemerintahan Soekarno. Minatnya terhadap sastra cukup besar, juga pengaruh dari ayahnya yang juga seorang penulis. Pada masa mudanya, ia suka membaca karya-karya dari Pramoedya A. Toer. Selain itu, ia juga suka mendaki gunung untuk menenangkan pikiran dari hiruk-pikuk politik pada masanya. Ia juga merupakan mahasiswa dari Universitas Indonesia. Jiwa muda yang merdeka tergambar jelas dari keberanian Soe Hok Gie mengkritik berbagai penyelewengan di berbagai bidang masyarakat, termasuk di kampusnya sendiri. Meskipun Gie begitu berani menggulingkan tirani, tapi tidak dalam menentukan pujaan hati. Sampai akhir hayatnya, tak ada yang mengetahui sosok kekasih Soe Hok Gie. Gie men...